Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sesungguhnya, anak-anak ini bukan tidak bersuara, mereka memiliki harapan dan kegelisahan yang nyata. Suara mereka sering kali tidak pernah benar-benar sampai, sebab tertutupi oleh kebisingan ibu kota. Jika negara tidak melihat ini untuk dibenahi, maka ketimpangan akan semakin lebar dan banyak anak yang harus kehilangan harapan sebelum mereka sempat melangkah.
Karena itu, Hari Pendidikan Nasional tahun ini seharusnya tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan menjadi waktu yang tepat untuk evaluasi. Sudah waktunya negara hadir bukan untuk yang sudah terjangkau, tetapi bagi mereka yang sementara tertinggal. (*)



WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan