Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kegiatan ditutup dengan pameran hasil karya. Puluhan aksesori berhasil dihasilkan dari limbah tekstil yang sebelumnya tidak memiliki nilai guna.
Melalui seminar dan aksi ekoteologi tersebut, IAKN Kupang mendorong perubahan paradigma bahwa sampah tidak selalu harus berakhir sebagai beban lingkungan.
Dengan kreativitas dan pendekatan yang tepat, limbah dapat menjadi sumber daya, produk ekonomi kreatif sekaligus sarana membangun kesadaran ekologis masyarakat.
“Mengubah sampah menjadi berkat” pada akhirnya bukan hanya tentang mendaur ulang kain, tetapi tentang membangun cara pandang baru bahwa menjaga lingkungan, melestarikan budaya dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan bersama. (rnc7)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan