Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang melalui Program Studi Sosiologi Agama menggelar Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Seminar dan Aksi Ekoteologi: Mengubah Sampah Menjadi Berkat” di GMIT Jemaat Sonaf Honis Bonen, Desa Oeltua, Kabupaten Kupang.
Kegiatan yang berlangsung pada 7-8 Agustus 2026 tersebut memadukan pemahaman teologis mengenai tanggung jawab manusia terhadap lingkungan dengan keterampilan praktis mengolah limbah tekstil menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai seni, budaya dan ekonomi.
Kegiatan ini diikuti sekitar 30 warga jemaat, terutama kaum ibu dan pemuda.
Sampah Tak Hanya Persoalan Teknis
Ketua Tim PkM sekaligus Dosen Program Studi Sosiologi Agama IAKN Kupang, Dr. RJ Natongam Sianturi, M.Th., mengatakan kegiatan tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap persoalan sampah yang semakin kompleks di Nusa Tenggara Timur.
Menurutnya, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan keterbatasan infrastruktur dan teknologi pengelolaan limbah, tetapi juga menyangkut cara pandang dan nilai yang berkembang di masyarakat.
“Sampah sering dipandang sebagai barang tak berguna yang harus dibuang, bukan sebagai sumber daya yang dapat diolah dan diberdayakan,” ujar Natongam.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan