ROTE NDAO, RakyatNTT.ID – Komisi II DPRD Kabupaten Rote Ndao menemukan sejumlah indikasi ketidaksesuaian Petunjuk Teknis (Juknis) dalam pelaksanaan proyek revitalisasi sekolah di daerah tersebut.

Temuan itu terungkap dalam kunjungan kerja Komisi II DPRD Rote Ndao yang berlangsung selama empat hari dan difokuskan untuk memastikan pelaksanaan program revitalisasi sekolah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, Rabu (30/9/2026).

Ketua Komisi II DPRD Rote Ndao, Meksi Mooy dari Fraksi Golkar, mengatakan pihaknya mengapresiasi sejumlah sekolah yang telah melaksanakan program revitalisasi dengan baik.

Iklan

Namun, dalam pemantauan di lapangan, Komisi II juga menemukan sejumlah persoalan yang dinilai perlu mendapat perhatian serius.

“Salah satu roh dari revitalisasi ini adalah pemberdayaan masyarakat di sekitar lingkungan pembangunan. Namun, temuan kami menunjukkan hampir 50 persen sekolah justru mendatangkan material lokal maupun tenaga kerja dari luar lingkungan sekolah, padahal seharusnya melibatkan masyarakat setempat,” ujar Meksi.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat lokal menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan revitalisasi sekolah. Karena itu, sekolah perlu memastikan pelaksanaan kegiatan tetap mengacu pada Juknis yang telah ditetapkan.