Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Warga Tolak Pembangunan Deker dan Saluran
Dalam peninjauan tersebut, konsultan pengawas Ivan C. Tabun mengungkap sejumlah kendala yang dihadapi di lapangan.
Salah satu persoalan adalah penolakan warga Desa Oelunggu, Kecamatan Lobalain terhadap pembangunan saluran pembuangan air dan deker.
Penolakan tersebut disebut dilakukan oleh seorang warga yang berprofesi sebagai guru karena khawatir air hujan dari deker akan mengarah ke lahan persawahan miliknya.
Menanggapi persoalan tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPRD Rote Ndao Mersianus Tite meminta agar masyarakat dapat mendukung program pembangunan yang ditujukan untuk kepentingan bersama.
Mersianus bahkan menegaskan bahwa wilayah yang menolak pembangunan sebaiknya tidak kembali diusulkan dalam program pembangunan pada tahun berikutnya.
“Jadi nanti di pengusulan tahun depan jangan ada lagi wilayah tersebut,” tegas Mersianus.
Sementara itu, pelaksana proyek Imanuel Banoet mengatakan pihaknya telah melibatkan Kepala Desa Oelunggu dan Oeleka untuk melakukan mediasi dengan masyarakat. Namun, pemilik sawah yang terdampak tetap menyatakan penolakan.
“Kepala desa dong su omong sama-sama dengan masyarakat disitu, tapi tetap dong sonde mau. Yang punya sawah bilang nanti kalau hujan air dari deker itu mengarah ke dia punya lahan sawah,” jelas Imanuel.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan