Melalui pembahasan bersama, DPRD dan pemerintah daerah diharapkan dapat menghasilkan produk hukum yang realistis, terukur, dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan Kabupaten Rote Ndao.

DPRD juga mendorong Pemerintah Kabupaten Rote Ndao segera menyiapkan dokumen Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 sehingga pembahasan dapat dilakukan tepat waktu pada persidangan berikutnya.

Sidang Paripurna Dibalut Nuansa Adat Rote

Ada pemandangan berbeda dalam pelaksanaan Sidang III DPRD Rote Ndao kali ini.

Iklan

Nuansa adat Rote tampak kuat melalui pakaian dan atribut adat yang dikenakan dalam sidang paripurna.

Penggunaan atribut adat tersebut bukan sekadar simbol seremonial. Hal itu dimaknai sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan terhadap identitas budaya Rote sekaligus upaya menjaga warisan leluhur di tengah derasnya arus modernisasi.

Pesan budaya tersebut berpadu dengan agenda pemerintahan yang sedang dibahas. Di satu sisi, DPRD dan pemerintah daerah tengah merumuskan kebijakan anggaran serta regulasi untuk menjawab tantangan pembangunan. Di sisi lain, identitas dan nilai budaya lokal tetap ditempatkan sebagai bagian penting dalam kehidupan pemerintahan daerah.

Dengan semangat kemitraan antara legislatif dan eksekutif, Sidang III DPRD Rote Ndao Tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan kebijakan anggaran dan regulasi yang tidak hanya tepat secara administratif, tetapi juga berpihak pada kepentingan masyarakat serta pembangunan daerah. (rnc)