Alor, RakyatNTT.ID — Pemerintah Daerah Kabupaten Alor mengapresiasi pemandirian Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) Jemaat Efata Atengmelang, Klasis Alor Tengah Utara. Pemandirian tersebut dinilai sebagai bentuk perkembangan dan komitmen jemaat dalam menjalankan pelayanan gereja secara mandiri.

Apresiasi tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Alor, Marthen G. Moubeka yang mewakili Bupati Alor dalam kegiatan syukur pemandirian Gereja GMIT Jemaat Efata Atengmelang sekaligus perhadapan Pendeta Abner E.S. Tapikab, S.Th., pada Selasa, 8 September 2026.

Dalam sambutannya di Gereja GMIT Efata Atengmelang, Marthen mengatakan Pemerintah Kabupaten Alor akan terus memberikan dukungan terhadap berbagai kegiatan keagamaan yang dilaksanakan di wilayah tersebut.

Iklan

Menurutnya, kegiatan syukur pemandirian dan perhadapan pendeta bukan hanya menjadi sukacita bagi jemaat, tetapi juga merupakan bagian dari sukacita bersama antara umat Tuhan dan pemerintah daerah.

“Ibadah syukur ini merupakan sukacita umat Tuhan dan juga menjadi bagian dari sukacita bersama Pemerintah Daerah,” ujar Marthen.

Ia menjelaskan, pemandirian gereja merupakan bagian dari proses perubahan dan perkembangan jemaat. Untuk mencapai kemandirian, sebuah jemaat harus melalui proses panjang, termasuk dalam aspek administrasi, manajemen, keuangan, serta kesiapan pelayanan.