Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Memang pemerintah memiliki tanggung jawab utama dalam penanganan bencana. Tetapi mahasiswa memiliki tanggung jawab moral sebagai kekuatan masyarakat sipil, sebagai kontrol sosial, dan sebagai bagian dari kekuatan rakyat. Ketika masyarakat mengalami penderitaan, mahasiswa tidak boleh berdiri sebagai penonton,” tegasnya.
Menurut Andhy, organisasi mahasiswa akan kehilangan makna perjuangannya apabila hanya aktif dan lantang ketika suatu isu sedang menjadi perhatian publik, tetapi kehilangan suara ketika masyarakat benar-benar membutuhkan keberpihakan.
“Jangan sampai organisasi mahasiswa hanya lantang ketika kamera menyala dan isu sedang ramai. Tetapi ketika rakyat terluka, justru memilih diam. Kalau pada saat rakyat tertimpa bencana saja kita tidak mampu menunjukkan sikap, lalu untuk apa kita menyebut diri sebagai gerakan mahasiswa yang mengabdi kepada rakyat?” ujarnya.
Korda BEM Nusantara NTT Desak Pengurus Pusat Bergerak
Lebih lanjut, Korda BEM Nusantara NTT mendesak Pengurus Pusat BEM Nusantara segera mengambil sikap resmi dan melakukan langkah konkret terkait bencana yang terjadi di Flores.
Andhy mengatakan pihaknya tidak menuntut Pengurus Pusat datang dengan janji besar atau tampil sebagai pihak yang menyelesaikan seluruh persoalan.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan