miss indonesia
Ketua DPW Partai Perindo NTT, Simson A. Lawa (kanan) dan pengurus bersama Miss Indonesia 2025, Audrey Bianca Callista (kiri) di SBD beberapa waktu lalu. (Foto: Ist)

Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi bukti bahwa pembangunan akan berjalan lebih cepat apabila pemerintah, dunia usaha, dan organisasi sosial bekerja bersama.

Sementara itu, Ketua DPW Partai Perindo NTT, Simson A. Lawa, mengaku bangga atas perhatian Ketua Yayasan Miss Indonesia sekaligus Ketua Umum MNC Peduli, Liliana Tanoesoedibjo, yang telah menghadirkan program tersebut di wilayah terpencil Sumba Barat Daya.

Simson menjelaskan, dirinya sebelumnya diminta mencari lokasi yang membutuhkan bantuan listrik mandiri dan ruang belajar anak di NTT. Bersama jajaran Perindo, mereka mengusulkan Kampung Lete Palolo karena hingga kini desa tersebut belum terjangkau jaringan listrik.

Iklan

“Di desa itu masyarakatnya sampai saat ini belum teraliri listrik, sehingga menjadi hambatan kemajuan. Oleh karena itu, kami bersyukur apa yang diusulkan bisa diterima dan sudah diwujudnyatakan oleh Miss Indonesia,” kata Simson.

Kehadiran Rumah Belajar dan PLTS di Kampung Lete Palolo diharapkan menjadi awal lahirnya generasi muda Sumba Barat Daya yang lebih cerdas, mandiri, serta memiliki kesempatan yang lebih besar untuk meraih masa depan menuju Indonesia Emas 2045. (*/rnc)