Karena itu, pembangunan sektor pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Melalui kehadiran Rumah Belajar ini, anak-anak memiliki akses belajar yang lebih dekat. Ke depan, tempat ini juga dapat dimanfaatkan sebagai taman bacaan atau perpustakaan desa sehingga semakin banyak anak memperoleh ilmu pengetahuan melalui budaya membaca,” ujarnya.

Warga Kini Punya Harapan Baru

Mewakili masyarakat Kampung Lete Palolo, tokoh masyarakat Daniel Dara Holo menyampaikan rasa syukur atas bantuan yang diterima.

Iklan

Selama bertahun-tahun, kata dia, warga hidup tanpa aliran listrik sehingga anak-anak mengalami kesulitan belajar pada malam hari. Dengan hadirnya PLTS dan Rumah Belajar, masyarakat memiliki harapan baru untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kehidupan sehari-hari.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Miss Indonesia, MNC Peduli, para sponsor, Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya, dan semua pihak yang telah memperhatikan kampung kami. Bantuan ini akan kami jaga dan manfaatkan sebaik-baiknya untuk masa depan anak-anak kami,” ungkapnya.

Perindo Sebut Kolaborasi jadi Kunci Pembangunan

Ketua DPD Partai Perindo Sumba Barat Daya, Yusuf Bora, mengapresiasi kolaborasi antara MNC Peduli, Miss Indonesia, pemerintah daerah, dan seluruh sponsor dalam merealisasikan program tersebut.