Instalasi tersebut terdiri atas panel surya berkapasitas sekitar 3.500 watt peak dengan baterai berkapasitas sekitar 5.000 watt hour, sehingga mampu menyediakan pasokan listrik selama lebih dari 20 jam sesuai kebutuhan masyarakat saat ini.

Menurutnya, kehadiran listrik akan memberikan dampak luas bagi peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan pengembangan ekonomi masyarakat.

“Kehadiran listrik bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga menjadi fondasi bagi peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, dan pengembangan masyarakat di masa mendatang,” ujarnya.

Iklan

Bupati SBD: Pendidikan jadi Prioritas Daerah

Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonu Wulla, menyampaikan apresiasi kepada MNC Peduli, Miss Indonesia, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah menghadirkan Rumah Belajar serta listrik tenaga surya bagi masyarakat Kampung Lete Palolo.

Menurutnya, bantuan tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten Sumba Barat Daya dalam mewujudkan SBD Hebat yang sehat, cerdas, berkarakter, berbudaya, dan berketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.

Ia mengungkapkan bahwa Sumba Barat Daya masih menghadapi berbagai tantangan sebagai daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Saat ini angka putus sekolah masih mencapai sekitar 14 ribu anak, sedangkan rata-rata lama sekolah baru sekitar 6,3 tahun, setara lulusan sekolah dasar.