Jakarta, RakyatNTT.ID – Anggota Komite IV Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Hilda Manafe, S.E., M.M., mendorong penurunan suku bunga program PNM Mekaar menjadi di bawah 9 persen per tahun sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Hal tersebut disampaikan Hilda Manafe dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komite IV DPD RI bersama jajaran direksi perusahaan pembiayaan mikro yang berlangsung di Ruang Sriwijaya, Lantai II Gedung DPD RI, Jakarta, Selasa (10/6/2026).

Rapat tersebut membahas realisasi penyaluran pembiayaan hingga kuartal III tahun 2026 serta berbagai isu strategis terkait manajemen dan program kerja mitra Komite IV DPD RI.

Iklan

Hadir dalam rapat tersebut Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Kindaris, Wakil Direktur Utama PT Pegadaian Wahyu Soesilo, Direktur Utama PT Bahana Artha Ventura Agus Wicaksono, serta jajaran masing-masing perusahaan.

Penurunan Bunga PNM Mekaar jadi Perhatian

Salah satu isu utama yang menjadi perhatian dalam rapat tersebut adalah implementasi instruksi Presiden Prabowo Subianto terkait penurunan suku bunga kredit program PNM Mekaar bagi keluarga prasejahtera.

Sebelumnya, Presiden Prabowo pada pertengahan Mei 2026 menginstruksikan agar bunga kredit PNM Mekaar yang saat ini berada di kisaran 24 persen per tahun dapat diturunkan menjadi di bawah 9 persen. Bahkan, dalam diskusi bersama Badan Pengelola Investasi Danantara, muncul usulan agar bunga kredit super mikro berada pada level 8 persen.