Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Dinamika politik di DPRD Kota Kupang memanas setelah muncul usulan perombakan struktur Fraksi Gabungan Hanura, PSI dan Perindo.
Pergantian kursi Ketua Fraksi dari Partai Hanura kepada Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dikabarkan memicu ketidakharmonisan di antara ketiga partai tersebut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, surat kesepakatan perubahan struktur Fraksi Gabungan Hanura, PSI dan Perindo telah diajukan kepada Ketua DPRD Kota Kupang, Ricard Odja. Dalam usulan tersebut, Ahmad Thalib dari PSI didorong untuk menggantikan Daniel Boling dari Hanura sebagai Ketua Fraksi.
Usulan tersebut mendapat dukungan dari anggota DPRD Kota Kupang dari Partai Perindo, Benyamin Otniel Selan, sehingga PSI yang memiliki tiga kursi di parlemen memperoleh dukungan mayoritas untuk mengambil alih kepemimpinan fraksi gabungan.
Dinamika tersebut semakin mencuat dalam rapat paripurna pembahasan Perubahan APBD Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Kupang, Selasa (23/6/2026). Dalam sidang tersebut, Ahmad Thalib mempertanyakan tindak lanjut surat perombakan struktur fraksi yang belum dibacakan oleh pimpinan DPRD.
Situasi itu kemudian berlanjut dengan rapat internal yang melibatkan tiga unsur pimpinan DPRD bersama tujuh anggota Fraksi Gabungan Hanura, PSI dan Perindo.
Pimpinan DPRD Belum Setujui Perombakan Fraksi
Wakil Ketua I DPRD Kota Kupang, Jabir Marola, membenarkan adanya desakan dari PSI dan Perindo terkait perubahan kepemimpinan fraksi. Namun, hasil rapat internal menyimpulkan bahwa pimpinan DPRD belum dapat mengabulkan permintaan tersebut.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan