Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Yang terpenting saat ini adalah biarlah semua pembahasan itu menjadi sumbangan yang berarti dalam membangun government is art secara baik agar pemerintahan yang dikembangkan dapat mencapai tujuan bernegara sebagaimana tercantum dalam konstitusi kita. Diskursu dan kalaupun terbawa sampai pembuatan kebijakan berarhir Kita tentu berharap melalui diskursus, pengkajian yang cermat yang akan sampai pada pengambilan kebijakan akan terbangun kesepahaman bersama bahwa demokrasi tidak boleh berhenti pada ritual pemilihan tetapi harus dapat menghadirkan pemerintahan yang stabil, bersih dan efektif. Demokrasi memang berisik, mahal dan melelahkan, tetapi seperti ditegaskan oleh Amaetya Sen, bahwa ”demokrasi adalah satu-satunya mekanisme yang memungkinkan kekuasaan dikoreksi sebelum menjadi bencana”.
Demokrasi dalam pemilihan Kepala Daerah tidak membutuhkan pengkultusan prosedur, tetapi juga tidak boleh mengorbankan hak politik rakyat atas nama efisiensi anggaran dan koreksi struktural yang belum tentu menyentuh akar masalah. Haruslah dipahami bersama bahwa tanpa partisipasi langsung rakyat, demokrasi kehilangan fondasi legitimasi, dan tanpa legitimasi, keadilan sosial yang diimpikan justru semakin jauh dari jangkuan.
