Sementara di Kampus II, tim Undana diterima Ketua Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Pater Amandus Benediktus Seran Klau, S.Fil., M.I.K., Koordinator Program Studi Kewirausahaan Pater Kristianto M.R. Naben, S.Fil., MA, serta sejumlah dosen dan tenaga kependidikan Fakultas Teknologi Kreatif.

Guru Besar FKIP Undana Prof. Andreas Ande menilai kolaborasi antara perguruan tinggi negeri dan perguruan tinggi swasta di Flores dan NTT penting untuk mempertemukan berbagai disiplin ilmu.

“Sinergi antara universitas negeri dan perguruan tinggi swasta unggulan di Flores/NTT sangat penting, khususnya dalam meramu kekuatan ilmu pendidikan, humaniora, filsafat, dan kebudayaan daerah untuk menjawab tantangan pembangunan regional maupun nasional,” ujar Prof. Andreas.

Iklan

Kolaborasi tersebut membuka peluang pengembangan riset lintas disiplin sekaligus memperluas implementasi program Undana Berdampak di Pulau Flores.

IFTK Ledalero Ajukan Sejumlah Program Strategis

Dalam pembahasan teknis, IFTK Ledalero mengusulkan sejumlah bentuk kolaborasi yang dapat segera ditindaklanjuti melalui MoA dengan unit-unit kerja di Undana.

Usulan tersebut antara lain pendampingan akreditasi program studi menuju status unggul, keterlibatan dosen IFTK dalam tim riset berdampak Undana, serta dukungan dosen Fakultas Sains dan Teknik (FST) Undana bagi pengembangan Program Studi S1 Sistem Informasi IFTK Ledalero.