Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Ia mendorong masyarakat untuk terus menggunakan kain tenun, mempelajari dan menampilkan tarian adat, serta mempertahankan penggunaan bahasa daerah.
“Jangan malu menggunakan kain tenun, jangan malu menari tarian adat, jangan malu berbahasa daerah. Tradisi adalah kekuatan kita. Pemerintah Kabupaten TTS akan terus memberikan ruang dan dukungan bagi pelestarian budaya lokal,” ujarnya.
2. Menguatkan Identitas Budaya
Menurut Buce, budaya tidak hanya berkaitan dengan identitas, tetapi juga memiliki potensi ekonomi yang besar.
Identitas budaya TTS, termasuk kain tenun ikat, dapat menjadi modal pembangunan sekaligus kekuatan ekonomi masyarakat apabila dikembangkan secara konsisten.
“Identitas budaya TTS adalah modal pembangunan. Ketika kita kuat secara budaya, kita akan kuat secara ekonomi dan sosial. Ketika tenun ikat TTS kita jaga dan kita banggakan, maka ia akan bernilai ekonomi tinggi dan ini akan menjadi daya tarik wisata yang mendatangkan pendapatan bagi daerah dan masyarakat,” jelasnya.
3. Bangun Generasi Muda Berbudaya
Pesan ketiga secara khusus ditujukan kepada generasi muda TTS sebagai pewaris budaya.
Buce mengingatkan agar kemajuan teknologi dan modernisasi tidak membuat anak-anak muda meninggalkan akar budayanya.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan