Fasilitas umum yang terdampak meliputi puskesmas, sekolah, gereja, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD).

Ratu Wulla juga menyampaikan bahwa hingga data tersebut diperbarui, tidak terdapat korban jiwa akibat gempa.

Namun, satu orang dilaporkan mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Iklan

“Sampai dengan hari ini, kami menyampaikan bahwa dampak gempa korban jiwa tidak ada, hanya satu orang yang mengalami luka-luka tetapi sudah ditangani dan sekarang dalam rawat jalan,” katanya.

Pemerintah daerah, kata Ratu Wulla, terus melakukan pendataan terhadap kerusakan rumah dan fasilitas umum serta kebutuhan masyarakat terdampak.

Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan dan penanganan dapat diberikan sesuai kondisi di lapangan.

Pemkab SBD juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Ratu Wulla meminta warga tidak panik serta memahami langkah evakuasi untuk menyelamatkan diri dan keluarga apabila gempa kembali terjadi. (rnc29)