Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kebutuhan spesifik perempuan sering kali terabaikan dalam situasi bencana. Padahal, menjaga kesehatan dan martabat remaja putri adalah bagian dari pemulihan yang tidak bisa ditunda. Bantuan ini kecil, tetapi tim KKNT Undana berharap bisa meringankan beban mereka,” ujar Maria.
Kondisi pengungsian dengan fasilitas sanitasi yang terbatas dapat meningkatkan risiko munculnya berbagai persoalan kesehatan. Karena itu, bantuan yang menyasar kebutuhan spesifik perempuan menjadi bagian penting dari upaya memastikan proses pemulihan berjalan secara inklusif.
Terlebih bagi remaja putri, tersedianya perlengkapan sanitasi yang memadai dapat membantu mereka menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman dan aman selama berada di lokasi pengungsian.
KKN Undana Dorong Pemulihan yang Lebih Inklusif
Penyaluran bantuan pembalut kepada 65 remaja putri tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana tidak cukup hanya berfokus pada kebutuhan umum seperti pangan, tempat tinggal, dan fasilitas fisik.
Kebutuhan kelompok rentan, termasuk perempuan dan remaja putri, juga perlu mendapat perhatian dalam setiap tahapan penanganan bencana.
Melalui program KKN Tematik, mahasiswa Undana berupaya hadir langsung di tengah masyarakat dengan merespons kebutuhan yang ditemukan di lapangan.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan