Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pada pagi hari, Tim SAR juga membantu Dinas Kesehatan menggeser peralatan kesehatan menuju Lambaleda dengan mengerahkan lima personel kesehatan.
Selain itu, Basarnas kembali melakukan evakuasi terhadap empat korban menuju RSUD Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Data Korban Luka Capai 1.182 Orang
Berton Panjaitan juga mengungkapkan data korban luka berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan mencapai 1.182 orang.
Ia menjelaskan perbedaan angka antara data Basarnas dan Kementerian Kesehatan tidak perlu dipermasalahkan karena kedua lembaga menggunakan basis pencatatan yang berbeda.
Basarnas mencatat korban berdasarkan temuan di lapangan dalam pelaksanaan operasi pencarian dan pertolongan. Sementara Kementerian Kesehatan mencatat korban yang mendapatkan pelayanan di fasilitas kesehatan.
Adapun rincian korban luka berdasarkan kabupaten yang disampaikan yakni:
- Manggarai Timur: 442 luka berat dan 513 luka ringan.
- Manggarai: 31 luka berat dan 88 luka ringan.
- Ngada: 14 luka berat, 1 luka sedang, dan 19 luka ringan.
- Nagekeo: 13 luka berat dan 9 luka ringan.
- Manggarai Barat: 13 orang luka-luka.
- Sikka: 12 luka berat dan 7 luka ringan.
- Ende: 5 luka berat dan 15 luka ringan.
Besarnya jumlah korban luka menunjukkan dampak gempa masih sangat luas dan membutuhkan dukungan layanan kesehatan, terutama di wilayah yang aksesnya sulit.
40.040 Warga Mengungsi
Dampak gempa juga terlihat dari tingginya jumlah warga yang harus meninggalkan rumah mereka.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan