Bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada masyarakat terdampak gempa di berbagai wilayah Flores melalui mekanisme penanganan yang terkoordinasi.

Pemprov NTT juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah kabupaten, BPBD, TNI-Polri, Basarnas, BMKG, BNPB dan berbagai unsur terkait untuk memastikan proses tanggap darurat berjalan cepat dan tepat.

Gubernur bersama Pimpinan DPRD Provinsi NTT dan jajaran Forkopimda juga telah turun langsung ke sejumlah lokasi terdampak untuk melihat kondisi masyarakat serta memastikan kebutuhan penanganan di lapangan.

Iklan

Pemprov NTT Pastikan Kebutuhan Dasar Warga Terpenuhi

Dalam kondisi tanggap darurat, Pemprov NTT mengambil langkah cepat untuk memastikan masyarakat terdampak tetap memperoleh kebutuhan dasar.

Gubernur Melki menyampaikan bahwa warga yang membutuhkan makanan, minuman, pakaian, selimut dan kebutuhan mendesak lainnya dapat berkoordinasi dengan toko atau kios terdekat.

“Sejak pagi tadi kami sudah putuskan, untuk seluruh masyarakat terdampak bencana di Pulau Flores yang butuh makanan, pakaian, selimut, silakan koordinasi dengan toko atau kios terdekat untuk dibantu. Pembayarannya nanti dari pemerintah,” katanya.

Kebijakan tersebut diambil agar kebutuhan mendesak masyarakat dapat segera dipenuhi tanpa harus menunggu seluruh bantuan dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat tiba di lokasi.

613 UMKM Ikut Meramaikan Pameran

Pameran Pembangunan NTT 2026 diikuti lebih dari 613 pelaku UMKM dan 115 stan yang terdiri dari instansi pemerintah, BUMN dan BUMD.