Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, pola tersebut dapat membangun rantai ekonomi yang saling menguatkan, mulai dari pembiayaan, produksi hingga pemasaran.
Kopdit Sangosai Didorong jadi Motor UMKM
Lebih jauh, Thobias meminta Kopdit Sangosai tidak terjebak pada pola bisnis simpan pinjam semata. Koperasi harus mampu menjadi mitra strategis bagi pelaku usaha mikro dan kecil agar usaha masyarakat dapat berkembang dan naik kelas.
“Pemberdayaan ekonomi lokal harus bergerak dinamis. Kita harapkan koperasi mampu bertindak sebagai mitra strategis dan fasilitator bagi pelaku usaha mikro dan kecil untuk mengembangkan usaha agar dapat naik kelas,” katanya.
Selain menyediakan pembiayaan, koperasi juga didorong aktif membangun budaya menabung serta meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sabu Raijua, lanjut Thobias, akan terus mendorong penerapan tata kelola koperasi yang baik agar tujuan utama koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota benar-benar memberikan dampak nyata terhadap perekonomian daerah.
Kepercayaan Masyarakat jadi Modal Utama
Thobias juga mengingatkan jajaran Kopdit Sangosai agar menjaga kepatuhan terhadap regulasi, transparansi, akuntabilitas serta kualitas pelayanan.
Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan modal utama sebuah koperasi. Karena itu, lembaga tersebut harus dikelola secara profesional, terbuka dan bertanggung jawab.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan