Dalam pertemuan tersebut, tim pengabdian masyarakat menyampaikan tujuan kegiatan sekaligus memaparkan rencana pelaksanaan lokakarya yang akan melibatkan berbagai unsur masyarakat selama dua hari berikutnya.

Lokakarya Partisipatif Libatkan Empat Desa

Puncak kegiatan berlangsung pada 16 April 2026 dengan melibatkan kepala desa, guru, tokoh adat, dan perwakilan pemuda dari Desa Binafun, Desa Bitobe, Desa Fatumonas, dan Desa Bonmuti.

Melalui pendekatan partisipatif, peserta dibagi ke dalam kelompok lintas desa dan lintas generasi untuk memetakan kembali pengetahuan astronomi lokal yang masih hidup di tengah masyarakat.

Iklan

Para tetua adat membagikan cerita dan pengetahuan langit yang diwariskan leluhur, sementara generasi muda bertugas mendokumentasikan berbagai informasi tersebut agar dapat diwariskan secara lebih sistematis.

Selanjutnya, peserta mengikuti sesi “belanja inspirasi” dengan mengamati berbagai contoh fasilitas dan layanan yang dipasang di area luar Kantor Kecamatan. Dari proses tersebut, masing-masing kelompok kemudian merancang konsep pusat pengetahuan etnoastronomi yang diharapkan dapat diwujudkan di Amfoang Tengah.

Berbagai ide berkembang dalam diskusi, mulai dari pusat edukasi astronomi tradisional, perpustakaan budaya, ruang belajar lintas generasi, hingga pusat etnoastronomi yang terintegrasi dengan pengembangan eduwisata budaya.

Warga Tentukan Konsep Melalui Musyawarah

Pada 17 April 2026, seluruh hasil pemetaan dan rancangan dipresentasikan secara terbuka di halaman Kantor Kecamatan Amfoang Tengah.