Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Waikabubak, RakyatNTT.ID — Ketua Laskar Kuda Putih (Persatuan Pemuda Kristen dan Katolik) Sumba Barat, Chornelis Barens Sapasuru, mendorong kepolisian menerapkan ketentuan hukum secara maksimal dalam penanganan kasus dugaan kekerasan seksual terhadap 14 anak yang diduga melibatkan seorang oknum guru SD berinisial MM di Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Chornelis mengatakan, pihaknya telah mengetahui informasi mengenai kasus tersebut sejak lebih dari sepekan sebelum dirinya menerima surat terkait penangkapan dan penahanan terduga pelaku.
Namun, menurut dia, Laskar Kuda Putih pada awalnya memilih menahan diri dan menunggu perkembangan penanganan perkara oleh aparat penegak hukum.
“Selama itu juga sudah banyak yang WA ke saya, cuma saya masih tahan diri,” kata Chornelis kepada RakyatNTT.ID belum lama ini.
Chornelis menjelaskan, setelah menerima surat mengenai penangkapan dan penahanan, dirinya kemudian menyampaikan informasi tersebut melalui media sosial dan sejumlah grup komunikasi masyarakat.
Menurut dia, unggahan tersebut kemudian mendapat perhatian dan turut dibagikan oleh sejumlah pihak.
Ia menegaskan, perhatian Laskar Kuda Putih terhadap perkara tersebut bukan semata-mata berkaitan dengan persoalan agama.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan