Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
“Kalau kami mau jual sapi, kadang harga turun sepihak. Mereka bilang punya rekomendasi dari dinas. Kami minta ini diperjelas,” ujar salah satu warga, Faizal.
Anton Natun Dorong Perubahan Sistem
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Anton Natun menegaskan bahwa Amarasi Timur memiliki potensi besar yang belum dimaksimalkan.
Ia mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebutkan kualitas ternak sapi di wilayah tersebut tergolong baik. Selain itu, sektor pertanian hortikultura dinilai sangat potensial untuk dikembangkan.
Anton menilai perlu adanya optimalisasi lahan pertanian serta pembangunan infrastruktur air seperti sumur bor untuk mendukung produktivitas masyarakat.
Ia juga menyoroti sistem pemasaran ternak yang dinilai tidak berpihak kepada peternak. Menurutnya, praktik tengkulak yang menguasai akses rekomendasi harus segera dibenahi.
“Kita perlu ubah sistemnya, supaya rekomendasi tidak hanya dikuasai oleh tengkulak,” tegasnya.
Ajak Masyarakat Proaktif
Anton Natun juga mengajak masyarakat Amarasi Timur untuk lebih proaktif dalam memperjuangkan aspirasi pembangunan. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah, termasuk menjalin komunikasi langsung dengan dinas terkait dan Balai Kementerian PUPR.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

