Oelamasi, RakyatNTT.ID – Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Anton Natun menggelar reses di Desa Oebesi, Kecamatan Amarasi Timur, Rabu (8/4/2026). Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan masyarakat serta unsur Forkopimda tingkat kecamatan.

Reses politisi Partai Hanura itu disambut dengan seremoni pengalungan selendang tenun khas Amarasi. Puluhan tokoh masyarakat dan warga tampak antusias menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari persoalan infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi di sektor pertanian dan peternakan.

Infrastruktur jadi Keluhan Utama

Iklan

Dalam forum tersebut, warga menyoroti minimnya pembangunan infrastruktur di Amarasi Timur. Sejumlah akses jalan dilaporkan masih dalam kondisi memprihatinkan, bahkan terdapat jalan yang harus melintasi sungai.

Selain itu, persoalan drainase juga menjadi perhatian serius. Warga Desa Oebesi mengaku kerap mengalami banjir saat musim hujan akibat tidak memadainya saluran pembuangan air.

Fasilitas Pendidikan Memprihatinkan

Tak hanya infrastruktur, kondisi fasilitas pendidikan juga dikeluhkan. Warga menyebut terdapat tiga gedung sekolah dasar di Oebesi yang rusak namun masih digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.

Masyarakat berharap pemerintah daerah bersama DPRD dapat segera memprioritaskan perbaikan gedung sekolah yang sudah tidak layak.

Pemberdayaan Ekonomi Dinilai Minim

Di sektor ekonomi, warga menilai program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pertanian dan peternakan, masih belum optimal. Banyak lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara maksimal, sementara akses pasar bagi peternak sapi masih bergantung pada tengkulak.