Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Pembangunan yang inklusif haruslah komprehensif dan sinergis, melibatkan tidak hanya akademisi dan birokrat, tetapi juga menyentuh struktur sosial paling dasar di desa. Sejarah telah mengajarkan kita bahwa pembangunan yang mengabaikan aspek sosial dan budaya hanya akan berakhir pada kegagalan.

Oleh karena itu, bagi siapa pun yang nantinya memimpin NTT, tantangan utamanya bukan hanya soal meningkatkan angka PDRB atau IPM, melainkan soal bagaimana menghadirkan keadilan sosial yang nyata bagi seluruh rakyat. Kemiskinan di NTT harus diakhiri dengan keberanian politik yang nyata, bukan dengan janji-janji kosong yang diulang setiap musim pemilu. Karena pada akhirnya, martabat sebuah provinsi tidak diukur dari kemegahan kantor gubernurnya, melainkan dari seberapa sejahtera petani di ladangnya dan seberapa sehat anak-anak di kampung-kampungnya. (*)


WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

