Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kupang, RakyatNTT.ID – Duka kembali menyelimuti keluarga besar Universitas Nusa Cendana (Undana). Wili Mbuik (25), alumni UNDANA angkatan 2019, menjadi salah satu korban dalam peristiwa penembakan terhadap aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Kepergian Wili menjadi kehilangan mendalam bagi keluarga, kerabat, serta sivitas akademika dan alumni Undana. Bagi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Undana, Wili bukan sekadar nama yang muncul dalam pemberitaan mengenai konflik dan kekerasan di Papua.
Ia merupakan bagian dari keluarga besar UNDANA yang pernah menempuh pendidikan di kampus tersebut sebelum melanjutkan pengabdiannya di tengah masyarakat.
Peristiwa yang merenggut nyawa Wili, menurut BEM UNDANA, sekaligus memperlihatkan persoalan serius mengenai jaminan keselamatan masyarakat serta kemampuan negara dalam menciptakan rasa aman bagi setiap warga negara.
Atas kejadian tersebut, BEM UNDANA menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga Wili Mbuik dan seluruh keluarga korban.
BEM UNDANA juga menyatakan dukungan penuh kepada TNI dan Polri untuk segera mengungkap kasus tersebut, mengejar dan menangkap pelaku penembakan yang menyebabkan Wili Mbuik dan korban lainnya meninggal dunia.
BEM UNDANA Desak Kasus Diusut hingga Tuntas
BEM UNDANA menilai pengusutan kasus tidak boleh berhenti hanya pada penemuan dan penangkapan pelaku di lapangan.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan