Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kepemimpinan NTT di masa depan tidak boleh lagi hanya berjalan di atas rel yang sama yang lebih dekat dengan kepentingan elite di Jakarta daripada kebutuhan petani di pelosok Sumba atau Timor. Kita butuh pemimpin yang berani mengaudit anggaran secara transparan, memotong rantai birokrasi yang tidak produktif, dan memiliki keberanian politik (political will) untuk memihak pada mereka yang selama ini hanya menjadi objek pembangunan.

Kemiskinan di NTT bukan takdir Tuhan dan bukan pula kutukan geografi yang tidak bisa diubah. Ia adalah hasil dari rentetan kebijakan yang tidak berpihak, tata kelola yang bocor, dan pembiaran politik yang sudah berlangsung terlalu lama. Program pengentasan kemiskinan yang bersifat seremonial tidak akan pernah cukup untuk merobohkan tembok kemiskinan yang sudah mengakar kuat di bumi Flobamora. Dibutuhkan sinergi yang komprehensif, inklusif, dan partisipatif, di mana pembangunan tidak lagi dilihat sebagai pemberian dari atas, melainkan hak yang harus diperjuangkan dari bawah.
Sudah saatnya kita, masyarakat NTT, berhenti hanya menjadi angka-angka dalam tabel statistik kemiskinan. Kita harus menjadi subjek yang berani menagih janji, mengawasi setiap rupiah anggaran daerah, dan menolak setiap kebijakan yang hanya menguntungkan segelintir orang.


WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

