Ba’a, RakyatNTT.ID – Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Rote Ndao terus mengintensifkan sosialisasi penggunaan barcode aduan cepat Propam Polri kepada masyarakat, guna mencegah praktik percaloan dan pungutan liar (pungli) dalam proses penerimaan anggota Polri tahun 2026.

Sosialisasi ini tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga langsung kepada para pendaftar calon anggota Polri yang saat ini tengah mengikuti tahapan seleksi.

Kasipropam Polres Rote Ndao, Iptu I Gede Putu Parwata, SH, mengatakan langkah ini bertujuan memastikan proses rekrutmen berjalan transparan, bersih, dan bebas dari praktik kecurangan.

Iklan

“Calo-calo yang memanfaatkan peluang dengan mengiming-imingi bisa meluluskan calon anggota Polri sering terjadi. Karena itu, kami secara masif mensosialisasikan barcode aduan cepat Propam Polri agar masyarakat lebih waspada,” ujarnya, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, melalui barcode tersebut masyarakat dapat dengan mudah melaporkan dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum, termasuk jika menemukan praktik pungli atau janji kelulusan dari pihak tertentu.

Diketahui, proses pendaftaran calon anggota Polri telah dibuka sejak 9 Maret dan akan berlangsung hingga 30 Maret 2026.