Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Sebagai bentuk tanggung jawab moral dan sosial, Pemprov NTT juga akan membantu pembangunan rumah layak huni bagi keluarga korban.
“Kita dari provinsi akan membantu membangun rumah layak huni. Tetapi yang paling penting adalah membangun sistem sosial yang kuat dan dikerjakan bersama,” kata Melki.
Lemahnya Sistem Pengaman Sosial
Menurut Gubernur Melki, tragedi ini menjadi cermin lemahnya sistem pengaman sosial yang seharusnya mampu mendeteksi keluarga rentan sejak awal agar segera mendapatkan bantuan.
“Yang perlu diperbaiki adalah bagaimana sistem pengaman sosial bisa mendeteksi kejadian seperti ini pada kesempatan pertama, lalu langsung dibantu,” tandasnya.
Padahal, pemerintah sebenarnya telah memiliki berbagai skema bantuan sosial, baik dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga desa. Namun, ia menilai masih lemahnya respons cepat serta tidak adanya mekanisme dana sosial darurat yang fleksibel.
“Kita butuh dana bantuan sosial yang cepat, yang tidak terhambat birokrasi panjang. Ketika ada kejadian, langsung bisa dibantu,” tegas Melki.
Masalah Administrasi Kependudukan jadi Pemicu
Salah satu persoalan utama yang disoroti Gubernur Melki adalah administrasi kependudukan (adminduk). Ia mengungkapkan bahwa keluarga korban tidak tercatat sebagai penerima bantuan sosial karena data kependudukannya bermasalah.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

