Great Institute menilai stabilitas politik di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berpotensi semakin membaik, seiring dengan sinergi antara Pemerintah yang digawangi secara teknokratis oleh Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, dan DPR yang dipimpin secara politik oleh Sufmi Dasco Ahmad.

“Sinergi Pemerintah dan DPR menjadi sangat penting karena Indonesia sedang memasuki periode badai geopolitik dan geoekonomi, di mana situasi global sedang tidak menentu,” tambah Hanif.

Hanif juga memberikan apresiasi tinggi terhadap sikap Dasco yang dinilainya konsisten menjaga nilai demokrasi.

Iklan

“Sikap Dasco sebagai insinyur politik yang berkomitmen pada demokrasi patut mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hanif berharap Pemerintah dan DPR membuka ruang yang lebih luas bagi aktivis dan intelektual pro-demokrasi untuk memberikan masukan dalam upaya pembaruan sistem pemilu agar semakin transparan dan berkeadilan.

Salah satu gagasan yang disorot adalah penerapan sistem pemilihan elektronik (e-voting) untuk menekan praktik politik uang dan mempercepat proses penghitungan suara.

Tak hanya itu, Hanif menilai bukan hal mustahil ke depan Pemerintah dan DPR mempertimbangkan perubahan sistem pemilu, baik menuju sistem proporsional tertutup maupun sistem distrik, guna memberantas politik uang sekaligus mengakomodasi aspirasi masyarakat sipil daerah, termasuk kemungkinan pembentukan partai lokal seperti yang berlaku di Aceh. (*/rnc)