Untuk sumur bor yang dibangun di sekitaran lingkungan SDN Maumolo dan SMP Satap Negeri Maumolo, Amandus Taena meminta agar reservoar atau bak penampung akan dibuat, sebaiknya berada dalam lingkungan kedua sekolah tersebut. Pasalnya, posisi kedua sekolah itu berada di-ketinggian sehingga bisa mengalirikan air ke semua bagian, termasuk masyarakat di sekitar sekolah. “Harapan kami begitu, supaya pembagian air bisa semua menikmati,” pinta Amandus, tokoh masyarakat Maumolo.

Sementara Marselinus Amsikan, kepala SMP Satap Negeri Maumolo menambahkan, bantuan yang di berikan YFMG di bawah pimpinan Fransiscus Go, sangat membantu masyarakat Maumolo. Dikatakannya, harapan agar warga Maumolo bisa tumbuh mandiri dan hidup terhormat atau Tumhiho, dapat terwujud dengan dukungan YFMG.

“Program pemberdayaan yang dilakukan YFMG di bawah pimpinan Bapak Fransiscus Go, semoga bisa terwujud. Yayasan Felix Maria Go sangat membantu kami, khususnya pelatihan-pelatihan langsung yang diberikan kepada siswa SMP Satap Negeri Maumolo. Seperti penanaman sayuran Hidroponik dan juga pembuatan tootle bag, merupakan suatu ilmu baru yang anak-anak kami peroleh dari team kreatif di bidangnya. Dan, anak-anak sangat senang mengikuti rangkaian kegiatan tersebut,” ungkap Marselinus.

Iklan