Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Hasil survei PISA 2018 menunjukkan masih banyak guru di Indonesia yang menghadapi kesulitan dalam mengadaptasi pembelajaran inovatif, mengintegrasikan teknologi, dan memahami kebutuhan belajar siswa yang beragam (OECD, 2019). Tingkat absensi guru di beberapa daerah juga menunjukkan lemahnya sistem pengawasan dan pembinaan berkelanjutan.
4.2 Ketimpangan Kesejahteraan
Masalah ketimpangan kesejahteraan guru tetap menjadi isu struktural. Laporan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI, 2023) mengungkap bahwa sebagian besar guru honorer hanya menerima upah di bawah Rp500.000 per bulan. Kondisi serupa terjadi pada dosen non-PNS yang sering kali mengandalkan honor mengajar yang tidak sepadan dengan beban kerja.
Ketidakadilan ini bukan hanya persoalan ekonomi, tetapi juga berpengaruh pada motivasi dan kinerja pendidik, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pendidikan nasional.
4.3 Beban Administratif dan Tekanan Moral
Guru dan dosen juga menghadapi beban administratif yang berlebihan. Studi Asriati (2021) menyoroti bagaimana tuntutan administratif mengalihkan fokus guru dari kegiatan inti pembelajaran. Proses implementasi kurikulum baru sering kali menambah kerumitan birokrasi, sehingga kreativitas pendidik dalam mengajar menjadi terhambat.
5. Diskusi Akademik dan Implikasi Kebijakan
5.1 Koreksi terhadap Paradigma “Beban Negara”




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan