Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
PERKEMBANGAN teknologi semakin kompetitif, namun saya sedikit mengalami keresahan. Keresahan ini timbul oleh karena berbagai perjumpaan dengan para orang tua, wartawan, guru dan lain-lain.
Resah oleh karena akibat penggunaan teknologi digital yang semakin maju sangat berpengaruh terhadap minat baca buku masyarakat. Hal ini berdampak pada rendahnya numerasi dan literasi. Toko-toko buku menjadi sepi. Dalam bus, di ruang- tunggu, bus, kapal, pesawat, mobil, semua main HP. Hampir tidak ada yang pegang buku. Toko buku juga sangat sepi sekarang. Resah ini menjadi malapetaka bagi generasi mendatang.
Generasi milenial tumbuh beriringan perkembangan teknologi. Hal ini berdampak pada penurunan minat baca. Akibat penggunaan gadget berlebihan, menunjukkan dampak negatif yang signifikan. Dan toko-toko buku dan perpustakaan menjadi sepi.
Dalam kaitannya dengan aktivitas membaca, gadget dapat mengganggu fokus dan konsentrasi anak. Mereka akan lebih tertarik membuka aplikasi lain seperti youtube atau games. Ketertarikan membaca membutuhkan waktu yang panjang. Proses ini memerlukan keterampilan yang kompleks.
Ketergantungan akan gadget dapat membuat anak lebih sering menatap layar dan memilih berselancar ke aplikasi lain yang bagi mereka lebih menghibur. Terlebih anak usia dini yang rentang konsentrasinya masih sangat pendek dapat dengan mudah terganggu oleh gadget.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan