Pelabuhan utama seperti Tanjung Priok, Tanjung Perak, dan Belawan mengalami perlambatan arus barang akibat penundaan dan pengalihan pelayaran oleh operator kapal internasional.

Nelayan Terpukul, Harga Ikan Melonjak

Tak hanya sektor ekspor, nelayan kecil juga terkena dampak. Harga solar yang melonjak membuat nelayan di Bitung, Kendari, dan Sibolga memilih untuk tidak melaut.

“Harga BBM naik dua kali lipat. Banyak nelayan tak bisa melaut, pasokan ikan menurun, harga naik, dan ketahanan pangan laut terganggu,” ujar Capt. Hakeng.

Iklan

Sektor Pelayaran Nasional dalam Tekanan

Capt. Hakeng juga menyoroti bahwa industri pelayaran nasional, yang sebagian besar masih mengandalkan kapal tua, kini dihadapkan pada biaya operasional tinggi dan menurunnya efisiensi.

“Frekuensi pelayaran nasional turun. Biaya tinggi, efisiensi menurun. Sektor maritim nasional dalam tekanan berat,” pungkasnya. (*/rnc)