Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
oleh: Robert Kadang
Berbagi keceriaan dengan warga di Kampung Maumolo, terutama dengan anak-anak, membawa kebahagiaan tersendiri bagi Fransiscus Go. Dia berbaur tanpa sekat, ruang dan waktu. Ini terlihat, dari nilai kekerabatan yang dibangun. Ada tawa, canda dan celoteh. Kemesraan itu sulit untuk mengulangnya, apalagi melupakan. Ya.., Kuan Maumolo kini telah berubah. Seiring gemercik air yang telah membasahi kampung mereka.
Melalui Yayasan Felix Maria Go (YFMG), perlahan tapi pasti, kesulitan warga akan air bersih mulai teratasi. YFMG tidak hanya mengumbar harapan. Tapi, janji yang digenapi. Tak ayal, para warga memanjatkan doa, agar Fransiscus Go bersama yayasannya diberkati dan tetap eksis. “Tidak bisa membayangkan tanpa uluran tangan Pak Fransiscus Go melalui Yayasan Felix Maria Go. Kami sangat bersyukur dan terbantu. Semoga mereka diberkati Tuhan,” tandas Leonardus Sife, tokoh adat Maumolo.
Tidak tanggung-tanggung, Yayayasan Felix Maria Go akan melakukan pendampingan di Kuan Maumolo selama tiga tahun. Sampai kampung itu benar-benar mandiri secara ekonomi, sehingga masyarakatnya sejahtera. Selain kemandirian ekonomi, masalah kesehatan dan pendidikan juga akan dibenahi.
Dengan pendampingan yang dilakukan, Fransiscus Go berharap taraf kehidupan masyarakat Maumolo kian membaik dari waktu ke waktu. Pasalnya, mereka telah puluhan tahun didera kekeringan akibat krisis air bersih. Pun, dulunya Maumolo dikenal sebagai daerah sentra produksi sayuran. Menjadi penyanggah bagi kebutuhan masyarakat Kota Kefamenanu.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe

