Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Borong, RakyatNTT.ID – Tim SAR Gabungan terus mempercepat proses evakuasi korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), termasuk Kabupaten Manggarai Timur pada 15 Agustus 2026.
Sebanyak tujuh korban dengan kondisi luka berat berhasil dievakuasi melalui jalur udara menuju Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di RSUD Pratama Komodo.
Evakuasi tersebut dilakukan hingga Selasa (18/8/2026) pukul 15.00 WITA. Para korban mengalami berbagai jenis cedera serius, mulai dari patah tulang, dislokasi, trauma vertebralis, hingga luka parah pada bagian tangan.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafi, mengatakan proses evakuasi dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan korban yang membutuhkan penanganan medis segera.
“Hingga pukul 15.00 WITA, Tim SAR Gabungan telah mengevakuasi tujuh korban gempa dengan kondisi luka berat. Evakuasi dilakukan dalam dua kloter,” kata Mohammad Syafi.
Menurutnya, kloter pertama menggunakan Helikopter Dauphin dengan membawa tiga korban beserta tim medis. Sementara pada kloter kedua, empat korban kembali dievakuasi menuju Labuan Bajo.
Helikopter Dauphin Disiagakan di Wilayah Terdampak
Untuk mempercepat proses evakuasi korban gempa, Helikopter Dauphin terus disiagakan dan dioperasikan secara intensif di wilayah yang mengalami dampak cukup parah, terutama di Kabupaten Manggarai Timur.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan