Tim yang diberangkatkan akan berkoordinasi dengan unsur SAR yang sebelumnya telah berada di wilayah terdampak untuk memastikan operasi berjalan efektif.

Operasi SAR Terus Diperkuat

Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores dan sejumlah wilayah di NTT pada 15 Agustus 2026 menyebabkan dampak serius di sejumlah kabupaten.

Dalam situasi pascabencana, proses pencarian dan pertolongan menjadi salah satu prioritas utama. Korban luka membutuhkan penanganan medis cepat, sementara warga terdampak lainnya juga membutuhkan dukungan dan bantuan untuk menghadapi dampak kerusakan.

Iklan

Karena itu, Tim SAR Gabungan terus memperkuat koordinasi dengan berbagai unsur, mulai dari Basarnas, TNI, Polri, tenaga medis, hingga Potensi SAR.

Operasi dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lapangan, keselamatan petugas, serta tingkat kebutuhan korban.

Hingga Selasa sore, proses evakuasi korban luka berat masih menjadi salah satu fokus utama. Tujuh korban yang telah diterbangkan ke Labuan Bajo diharapkan dapat segera memperoleh perawatan medis untuk memulihkan kondisi mereka.

Dengan tambahan personel dan armada, Tim SAR Gabungan menargetkan proses pencarian, pertolongan, dan evakuasi di wilayah terdampak dapat berlangsung lebih cepat dan terkoordinasi.