Mbay, RakyatNTT.ID – Warga Desa Bidoa, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali dilanda kepanikan setelah gempa bumi kembali mengguncang wilayah tersebut, Senin, 17 Agustus 2026.

Gempa berkekuatan Magnitudo 6,0 tercatat mengguncang wilayah Mbay, Nagekeo, pada pukul 07.46.43 WIB. Informasi tersebut disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui akun media sosial X @infobmkg.

Guncangan tersebut menambah kewaspadaan warga yang sebelumnya terdampak gempa utama Magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, NTT, pada Sabtu, 15 Agustus 2026.

Iklan

Warga Bidoa Kesulitan Mendapatkan Air Bersih

Di tengah situasi gempa susulan, warga Desa Bidoa juga menghadapi persoalan lain yang tak kalah mengkhawatirkan, yakni kondisi air bersih yang berubah menjadi keruh kecokelatan.

Untuk mendapatkan air yang layak digunakan, warga harus menunggu selama berjam-jam agar endapan lumpur turun. Namun, sebagian warga mengaku air tetap keruh meski sudah dilakukan proses pengendapan.

Warga lainnya terpaksa memesan air dari luar desa atau membeli air dari kios terdekat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Antonius, salah seorang warga Desa Bidoa, mengatakan kondisi air keruh tersebut baru pertama kali terjadi di wilayah mereka.