Kupang, RakyatNTT.ID – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan peningkatan kualitas layanan dasar, penguatan sumber daya manusia (SDM), serta transformasi ekonomi sebagai fokus utama pembangunan daerah pada Tahun Anggaran 2027.

Arah kebijakan tersebut disampaikan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi NTT saat menyampaikan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Rancangan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027, Senin (20/7/2026).

Penyampaian dokumen KUA-PPAS merupakan tahapan awal dalam proses penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Iklan

Selanjutnya, dokumen tersebut akan dibahas bersama DPRD Provinsi NTT untuk menghasilkan nota kesepakatan sebagai dasar penyusunan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027.

Lima Prioritas Pembangunan NTT Tahun 2027

Dalam pemaparannya, Gubernur Melki menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT menetapkan lima prioritas pembangunan daerah pada tahun 2027, yaitu:

  • Peningkatan kualitas layanan dasar dan penguatan sumber daya manusia.
  • Transformasi ekonomi berbasis potensi unggulan daerah.
  • Peningkatan konektivitas dan pemerataan infrastruktur dasar.
  • Penguatan tata kelola pemerintahan serta kapasitas fiskal daerah.
  • Penguatan ketahanan lingkungan dan pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

Menurutnya, arah pembangunan tersebut disusun untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Disusun di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

Gubernur Melki mengatakan penyusunan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2027 dilakukan di tengah kondisi ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian.