Kupang, RakyatNTT.ID – Kondisi sejumlah taman dan boulevard di Kota Kupang menjadi sorotan. Berbagai fasilitas publik yang rusak, minimnya perawatan, hingga lemahnya pengawasan menunjukkan bahwa pengelolaan ruang terbuka hijau di ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur itu belum berjalan optimal.

Pantauan RakyatNTT.ID di sejumlah lokasi menunjukkan masih banyak fasilitas yang membutuhkan perhatian serius. Selain mengurangi kenyamanan masyarakat, kondisi tersebut juga berpotensi membahayakan keselamatan pengunjung, khususnya anak-anak.

Taman Kota Dipenuhi Fasilitas Rusak

Di Taman Nostalgia, sejumlah tanaman terlihat rusak, sementara beberapa fasilitas bermain anak mengalami kerusakan dan belum mendapatkan perbaikan.

Iklan

Kondisi serupa juga ditemukan di Taman Fontein. Selain minim petugas yang melakukan pengawasan maupun perawatan, kawasan tersebut juga masih kekurangan lampu penerangan sehingga mengurangi kenyamanan masyarakat, terutama pada malam hari.

Situasi yang lebih memprihatinkan terlihat di Taman Generasi Penerus (Tagepe).

Sejumlah fasilitas di taman yang berada di pusat Kota Kupang itu mengalami kerusakan cukup serius, seperti miniatur jembatan berbahan kayu yang lapuk dan berlubang, lampu taman yang pecah namun masih terpasang, kabel listrik yang terputus dan menjuntai di jalur pejalan kaki, hingga berbagai aksi vandalisme berupa coretan pada fasilitas taman.