Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
So’E, RakyatNTT.ID – Di jantung Kota So’E, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), berdiri sebuah toko yang telah menjadi bagian dari perjalanan sejarah masyarakat selama lebih dari satu abad.
Toko Mubatar, yang dirintis sejak tahun 1922 oleh seorang perintis visioner bernama Sia Kie Moe, terus bertahan dan berkembang melintasi berbagai zaman.
Bagi masyarakat TTS, Toko Mubatar bukan sekadar tempat berbelanja. Lebih dari itu, usaha yang telah berusia lebih dari 100 tahun tersebut menjadi simbol ketekunan, kepercayaan, dan pelayanan yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Nama “Mubatar” sendiri memiliki makna yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Timor, yakni jagung.
Dalam budaya Timor, jagung melambangkan kehidupan, ketahanan, kerja keras, serta sumber penghidupan keluarga.
Filosofi tersebut menjadi landasan utama yang membuat Toko Mubatar mampu tumbuh bersama masyarakat dan tetap memberikan manfaat hingga saat ini.
Semangat yang diwariskan oleh pendiri Toko Mubatar kemudian dilanjutkan oleh putranya, almarhum Tony Sianto. Di bawah kepemimpinannya, Toko Mubatar semakin berkembang dan dikenal luas sebagai tempat yang menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat dengan pelayanan yang terpercaya.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan