Berdasarkan parameter terbaru BMKG, episenter gempa berada di laut, sekitar 59 kilometer barat daya Kodi, Sumba Barat Daya, pada koordinat 9,84 derajat Lintang Selatan dan 118,90 derajat Bujur Timur.

Artinya, data resmi BMKG yang telah diperbarui menunjukkan gempa utama berkekuatan M5,9, bukan M6,1.

BMKG juga memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Iklan

Ratu Wulla meminta masyarakat tidak panik meski gempa susulan masih terjadi. Warga diminta tetap waspada dan mengetahui langkah yang harus dilakukan jika sewaktu-waktu terjadi gempa yang lebih kuat.

Menurut dia, kesiapsiagaan penting agar masyarakat dapat segera menyelamatkan diri tanpa menunggu instruksi ketika kondisi darurat terjadi.

“Masyarakat tidak boleh panik sehingga ketika terjadi gempa, masyarakat bisa melakukan evakuasi secara mandiri dan bisa menyelamatkan diri,” katanya.

Ia juga mengingatkan warga untuk menempatkan dokumen penting, pakaian, dan barang berharga di lokasi yang mudah dijangkau sehingga dapat dibawa saat harus meninggalkan rumah.

“Pakaian-pakaian juga jika terjadi gempa susulan yang besar mungkin masyarakat bisa menyelamatkan diri,” ujarnya.

BMKG mencatat guncangan akibat gempa utama paling kuat dirasakan di wilayah Kodi Balaghar, Kodi Bangedo, dan Kodi dengan intensitas hingga VI MMI.