Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
RPKB disusun sebagai acuan dalam mempersiapkan koordinasi, komando dan pengendalian, pengerahan sumber daya, evakuasi, pemenuhan kebutuhan dasar, perlindungan kelompok rentan, hingga pemulihan awal pascabencana.
Penyusunannya menggunakan pendekatan partisipatif dan inklusif dengan mempertimbangkan kebutuhan perempuan, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya.
Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah berharap sistem penanganan kedaruratan tidak hanya mengutamakan kecepatan respons, tetapi juga memastikan bantuan dan perlindungan dapat diakses oleh seluruh kelompok masyarakat.
SIAP SIAGA Dorong Tindak Lanjut hingga Peraturan Bupati
Program Policy Officer SIAP SIAGA NTT, Selvister Ndaparoka, menjelaskan bahwa penyusunan dokumen RPKB Manggarai Barat telah berlangsung sekitar empat bulan dan kini memasuki tahap finalisasi serta konsultasi publik.
Tahapan ini menjadi penghubung antara proses pendampingan penyusunan dokumen dengan tindak lanjut oleh pemerintah daerah melalui mekanisme regulasi.
“Sebagai bentuk pertanggungjawaban program SIAP SIAGA, kami menyerahkan dokumen ini yang disertai dengan penandatanganan berita acara agar selanjutnya dapat ditindaklanjuti oleh Pemerintah Daerah Manggarai Barat melalui legalisasi Peraturan Bupati,” ujar Selvister.




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan