OELAMASI, RakyatNTT.id – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Kupang segera menggelar Musyawarah Kabupaten (Muskab) Tahun 2026. Agenda ini menjadi momentum konsolidasi seluruh perguruan pencak silat sekaligus menata organisasi untuk melahirkan prestasi olahraga daerah.

Persiapan Muskab ditandai dengan rapat pembentukan panitia pelaksana yang berlangsung di Caffe Border Kuphi, Senin (19/10/2026).

Dalam konferensi pers bersama panitia pelaksana, Plt. Ketua Pengkab IPSI Kabupaten Kupang, Salomiel Arnius Buraen, mengatakan pelaksanaan Muskab merupakan tindak lanjut dari Surat Keputusan Pengprov IPSI NTT yang menginstruksikan agar Muskab dilaksanakan selama masa berlakunya SK penunjukan pelaksana tugas (Plt.).

Iklan

“Sesuai mandat dan tugas, kami harus melaksanakan penetapan panitia dan menggelar Muskab dalam waktu kurang lebih enam bulan,” ungkap Ari, sapaan akrabnya.

Ia menegaskan, seluruh tahapan persiapan hingga pemilihan ketua definitif harus mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) IPSI. Dengan demikian, kepengurusan yang terbentuk nantinya memiliki legitimasi organisasi dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

“Tentu panitia sudah bekerja sesuai dengan mekanisme AD/ART, supaya pemimpin yang lahir itu sesuai aturan,” jelasnya.

Menurut Ari, persatuan seluruh perguruan menjadi hal penting dalam persiapan Muskab. Konsolidasi organisasi diperlukan agar pembinaan pencak silat di Kabupaten Kupang berjalan lebih terarah dan mampu menghasilkan atlet berprestasi.

“Fokus kita bangun silat Kabupaten Kupang untuk dicintai dan disukai rakyat, namun organisasinya perlu ditata, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Muskab Jadi Momentum Persatuan Perguruan Silat

Muskab yang direncanakan berlangsung pada dua bulan terakhir tahun 2026 ini juga akan menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh perguruan pencak silat, baik yang telah terdaftar maupun yang belum terdata dalam wadah IPSI.

Ketua Panitia Muskab Pengkab IPSI Kabupaten Kupang, Bugal Mauta, mengatakan pihaknya berkomitmen membuka ruang bagi seluruh perguruan untuk terlibat dalam agenda tersebut.

“Kami akan mengajak semua perguruan yang tergabung dalam IPSI, bahkan perguruan yang belum terdaftar di dalam wadah IPSI,” katanya.

Bugal menjelaskan, pihaknya telah melakukan konsolidasi secara terbuka dengan delapan perguruan silat yang direncanakan menghadiri Muskab. Komunikasi dan pendekatan juga akan terus dilakukan terhadap perguruan aktif lainnya.

Menurutnya, keterlibatan seluruh perguruan penting untuk membangun kebersamaan dan memperkuat fondasi organisasi pencak silat di Kabupaten Kupang.

Siapkan Atlet Muda Menuju PON XXII 2028

Sementara itu, Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kabupaten Kupang, Gaspar Uskono, menilai IPSI memiliki peran strategis dalam menghimpun potensi pencak silat untuk mendukung prestasi olahraga daerah.

Ia mengatakan, pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga berbasis masyarakat yang tetap berkembang dan aktif di berbagai desa. Potensi tersebut perlu dikelola melalui organisasi yang solid serta pembinaan atlet yang berkelanjutan.

Gaspar berharap Muskab tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi titik kebangkitan pencak silat Kabupaten Kupang melalui persatuan seluruh perguruan.

Menurutnya, konsolidasi yang kuat akan membantu menyatukan visi pembinaan dan memperjelas arah pengembangan atlet, terutama dalam mempersiapkan generasi muda Kabupaten Kupang menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028.

“Melalui Muskab ini nanti kita harapkan target pembinaan pencak silat tertuju pada prestasi bagi generasi kita,” harapnya.

Dengan demikian, Muskab IPSI Kabupaten Kupang diharapkan menjadi momentum pembenahan organisasi, penguatan persatuan ant perguruan, serta peningkatan kualitas pembinaan atlet demi mengharumkan nama daerah melalui prestasi pencak silat. (rnc04)