Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Kerusakan bendungan, akses jalan yang terputus, titik longsor maupun gangguan penyediaan air bersih membutuhkan pendataan dan pemetaan yang cepat agar proses pemulihan dapat dilakukan berdasarkan kondisi nyata di lapangan.
Inventarisasi teknis juga diperlukan untuk mengurangi risiko terhadap masyarakat sekaligus membantu proses rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak.
Melalui program Magang Berdampak Peduli Bencana Gempa Flores, Undana berupaya menggabungkan dua kepentingan sekaligus, yakni mendukung pemulihan masyarakat terdampak bencana dan memberikan pengalaman kerja nyata kepada mahasiswa.
Pengiriman kloter keempat relawan FST menjadi bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam penanganan bencana di NTT.
Tidak hanya membawa ilmu dari ruang kelas, para mahasiswa kini terjun langsung ke lapangan untuk mengaplikasikan kompetensi teknik sekaligus mengambil bagian dalam proses pemulihan Flores pascagempa. (*/rnc)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan