Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Situasi ini sekaligus menunjukkan bahwa penanganan pascabencana tidak hanya membutuhkan ketersediaan logistik, tetapi juga dukungan akses transportasi dan pemulihan infrastruktur.
Undana Bangun Posko Taktis di Ruteng
Untuk memperkuat koordinasi, tim Undana mendirikan posko taktis di Kampus Universitas Katolik Indonesia (Unika) Ruteng.
Posko tersebut menjadi basis koordinasi tim medis sekaligus pintu masuk pendataan kerusakan fisik di wilayah terdampak.
Data hasil asesmen lapangan kemudian digunakan untuk menentukan skala prioritas penyaluran bantuan sehingga distribusi dapat dilakukan secara lebih tepat sasaran.
Langkah Undana tidak berhenti pada fase tanggap darurat.
Pengiriman relawan dirancang dalam empat gelombang. Skema tersebut juga diintegrasikan dengan program KKN Tematik untuk membantu pemulihan trauma masyarakat.
Selain itu, Undana menyiapkan tim khusus dari Fakultas Sains dan Teknik untuk melakukan audit terhadap kelayakan infrastruktur publik yang terdampak gempa.
Dengan pola tersebut, keterlibatan Undana diarahkan dari sekadar memberikan bantuan darurat menuju proses pemulihan yang lebih berkelanjutan.
Perguruan tinggi tidak hanya hadir membawa sembako dan perlengkapan pengungsian, tetapi juga mengerahkan kapasitas akademik untuk membantu masyarakat memulihkan kondisi fisik, psikologis, dan lingkungan pascabencana. (*/rnc)





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan