Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Setelah massa membubarkan diri dan situasi dinilai kondusif, personel kemudian ditarik kembali ke Mapolres.
Yohanis kembali menegaskan bahwa polisi tidak menggunakan peluru tajam dalam pengamanan massa.
“Kalau untuk kami gunakan proyektil itu tidak ada. Dan kami sudah pastikan bahwa dari sore waktu kami turun dengan Mako segala macam itu semua, kami sudah pastikan bahwa gas air mata dan peluru hampa,” katanya.
Terkait korban yang disebut terkena proyektil, Yohanis mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi.
“Jadi itu bukan peluru nyasar, ini saya luruskan bahwa terkait dengan meninggalnya,” ujar Yohanis. (rnc29)




WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan