“Manajemen talenta adalah bagian penting dalam memastikan birokrasi memiliki orang-orang yang tepat, pada posisi yang tepat, dan mampu bekerja untuk mencapai target pembangunan daerah. Kita ingin ASN di NTT menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan NTT,” ujar Melki.

Ia menambahkan, penerapan manajemen talenta harus berjalan berdasarkan sistem merit. Dengan demikian, pengembangan karier ASN dilakukan secara objektif dengan mempertimbangkan kompetensi, kinerja, potensi, serta kebutuhan organisasi.

Melki ingin ASN tidak hanya dipandang sebagai pelaksana administrasi pemerintahan, tetapi sebagai talenta pembangunan yang mampu melahirkan inovasi, meningkatkan pelayanan publik, dan mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.

Iklan

BKN Siap Dampingi Pemprov NTT

Dalam pertemuan tersebut, Melki juga menyampaikan pentingnya dukungan dan pendampingan BKN RI bagi Pemprov NTT dalam membangun serta menerapkan manajemen talenta ASN.

Kepala BKN RI Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh menyambut baik komitmen Pemprov NTT tersebut.

Zudan memastikan BKN siap memberikan pendampingan dan dukungan dalam pengembangan sistem manajemen talenta, termasuk pemetaan potensi dan kompetensi ASN serta pengembangan karier berbasis sistem merit.