Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp RakyatNTT.ID
+ Gabung
Menurutnya, personel yang berada di garis depan harus memiliki kesiapan menghadapi berbagai situasi, terutama ketika mendampingi mahasiswa pada periode yang dinilai rawan.
Masa penerimaan mahasiswa baru dan periode penyelesaian tugas akhir menjadi dua momentum yang mendapat perhatian karena mahasiswa dapat menghadapi tekanan akademik maupun sosial.
Karena itu, selain memiliki pemahaman teknis mengenai pencegahan dan penanganan kekerasan, anggota Satgas juga dituntut mampu memberikan pendampingan secara empatik dan profesional.
Satgas PPKPT Undana Susun Program Enam Bulan
Sebagai langkah awal, Satgas PPKPT Undana langsung menyusun Rencana Kerja Enam Bulan.
Sejumlah agenda prioritas telah dirumuskan untuk memperkuat sistem pencegahan dan layanan penanganan kekerasan di lingkungan kampus.
Agenda tersebut antara lain penguatan edukasi digital, penyediaan hotline resmi, pembentukan sekretariat, penyusunan standar informed consent, serta sosialisasi secara masif melalui kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB).
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa dan seluruh sivitas akademika mengenai bentuk-bentuk kekerasan, mekanisme pelaporan, serta layanan pendampingan yang tersedia.
Undana Bangun Kemitraan dengan Polda NTT dan Layanan Kesehatan
Untuk memperkuat sistem layanan, Satgas PPKPT Undana juga membangun kemitraan strategis dengan sejumlah lembaga dan fasilitas pendukung.





WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe


Tinggalkan Balasan